Selasa, 21 April 2009

Jawaban Pertanyaan dari Bung Ahmad Zamakhsyari

1. Jika anda terpilih, di akhir kepengurusan nanti ingin meninggalkan HMIF yang seperti apa? Biro/Divisi yang dipimpin yang seperti apa?
HMIF yang lebih baik dimana terdapat pemerataan kemampuan di bidang keprofesian, dan juga divisi keprofesian bisa memenuhi kebutuhan anggotanya dimana kebutuhan akan keprofesian terpenuhi

2. Apa arti penting HMIF buat hidup lo..
sebagai tempat berbagi dan mengembangkan diri

Jawaban Pertanyaan dari Saudara Harimurti

1. Bagaimana cara kalian menanggapi konsep “Kemahasiswaan Terpusat” dalam program kerja yang akan kalian buat jika nantinya kalian terpilih sebagai KaDiv/Bir?
HMIF sebagai bagian dari KM di Kemahasiswaan Terpusat tentunya diharapkan proaktif dan siap membantu KM dalam mendukung programnya terutama di bidang kominfo, mungkin tidak secara langsung menuangkannya dalam program kerja tapi lebih ke arah menyediakan SDM untuk membantu program kerja KM

2. Kita tahu, bahwa dalam pengerjaan proyek selain hard-skill juga dibutuhkan soft-skill yang memadai, karena teamwork sangat berperan dalam keberhasilan suatu proyek. Menurut Anda, seberapa jauh DivPro kepengurusan lalu berhasil membangun hard-skill+soft-skill yang diperlukan anggotanya untuk mengerjakan proyek/riset? Lalu, bagaimana Anda menjamin bahwa dalam kepengurusan Anda nantinya kebutuhan akan keahlian-keahlian ini terpenuhi?
pada kepengurusan lalu, hard skill dan soft skill anggota yang mengerjakan proyek atau riset belum dibangun dengan baik, dimana masih terdapat beberapa anggota yang belum mendapat kesempatan untuk mengerjakan proyek atau riset untuk mengembangkan dirinya. selain itu juga belum adanya training yang memadai. pada kepengurusan saya, saya akan mencoba untuk memeberikan kesempatan yang sama bagi setiap anggota dan juga mencoba untuk memberikan training untuk meningkatkan hard skill dan soft skill.

Senin, 20 April 2009

Jawaban Pertanyaan dari Kuncoro Dwi Atmojo

1. Apa yang anda lakukan untuk mencegah(sekali lagi mencegah) anggota2 yang meng-invisible-kan/ menjauhkan diri dari Divisi/Himpunan, apa yang anda lakukan untuk membuat Div/Bir saudara tempat yang nyaman untuk berkontribusi?
untuk mencegah anggota yang berusaha menghilang yang bisa Saya lakukan adalah mencoba pendekatan secara personal, dimana lebih proaktif dan aware akan tanda-tanda, serta rajin bertanya dan mengetahui kegiatan anggota (apakah dia aktif di unit atau lainnya yang menyita waktu mereka). Sedangkan untuk pensuasanaan lebih kearah kesadaraan dan rasa kepemilikan himpunan dan organisasi selain itu sering mengajak ngobrol secara personal untuk menumbuhkan hal tersebut.

2. Sebutkan satu CaKaDiv/Bir dari Divisi/Bir anda dan satu dari Div/Bir lain yang menurut anda paling pantas menjadi Kadiv/Bir (boleh menyebut diri sendiri)!
dari divpro (karena tidak ada calon lain) Saya, sedangkan dari div/bir lain Filman dari div hublu

3. Bagaimana pendapat anda jika di DivPro terdapat kelompok2 yang masing2 berkonsentrasi ngoprek, misalnya, masalah Web, Programming, Net, dsb. Masing2 kelompok ngoprek secara rutin (bukan berdasarkan proyek/orderan) dan harus ada karya nyata yang dihasilkan.
sebenarnya wacana subdivisi riset ini sudah dibicarakan dengan pengurus sebelumnya (angkatan 2006) dan juga melihat animo anggota divpro yang beberapa tidak terlalu tertarik pada proyek, memang akan ada subdivisi yang tidak berfokus pada proyek dan lebih kearah riset. Semuanya lebih ke arah minat dari masing-masing anggota, nanti divpro akan mencoba untuk memfasilitasinya.

4. Bagaimana pandangan anda mengenai proker yang berorientasi dari kita untuk kita. contoh: oprekan yang idenya dari anggota dan hasilnya untuk HMIF/ ITB/ masyarakat (bukannya proyekan/ orderan dari suatu instansi). contoh lain: seminar/ sharing yang pengisi acaranya mahasiswa IF.
untuk masalah ini sudah ada pembicaraan antara Saya dan Kahim terpilih Wisnu Adityo tentang pembagian subdivisi di Divpro nantinya. selain proyek dan seminar ada rencana adanya subdivisi riset dan training dimana teknisnya belum dibicarakan lebih lanjut, tetapi rencananya training akan memfasilitasi massa untuk mendapatkan pengetahuan tentang teknologi terbaru.

Jawaban Pertanyaan dari Catur

1. bagaimana nasib hmif.if.itb.ac.id di masa anda nanti? dan apakah anda akan rajin mengupdate contentnya? perlu diketahui hmif.if.itb.ac.id setahun ini tidak diurus dengan baik. padaha sebelumnya sempat digunakan sebagai media penyampaian yang baik, bahkan pemilu pada tahun itu memakai hmif.if.itb.ac.id sebagai medianya.
portal HMIF di masa kami nanti akan diupayakn untuk publish sehingga massa bisa memanfaatkannya lagi. content yang adapun diusahakan akan selalu terupdate agar massa tahu apa yang terjadi saat itu.

2. apakah hmif.if.itb.ac.id diperlukan?
hmif.if.itb.ac.id (yang rencananya-masih rencana-akan pindah ke hmif.itb.ac.id) menurut Saya sangat penting, karena portal tersebut dapat digunakan sebagai sarana massa HMIF untuk mengetahui informasi terbaru dari kegiatan yang akan berlangsung. Selain itu, portal tersebut dapat dijadikan sarana sebagai tempat untuk mengawasi keberjalanan dari proker yang ada.

Jawaban Pertanyaan dari Tito

1. Bagaimana pandangan teman-teman sekalian terhadap angkatan atas kalian (2006 khususnya)?
Pandangan Saya pribadi terhadap angkatan atas sebagai sahabat, keluarga, dan panutan. Mengapa Saya sebut begitu, karena angkatan atas adalah tempat untuk bertanya jika memiliki kesulitan. Sahabat untuk bersama-sama meluangkan waktu untuk bersenang-senang, serta keluarga tempat berbagi.

2. Apa rencana teman-teman jika terpilih nantinya dalam 'menggunakan' resource 2006?
Angkatan atas (2006 pada khususnya) adalah angkatan yang mengetahui sejarah serta seluk-beluk himpunan pada kepengurusan sebelumnya. Selain itu angkatan atas juga memiliki pengalaman yang cukup untuk dijadikan referensi serta tempat bertanya dan meminta saran jika terdapat hal yang pernah terjadi atau untuk meminta arahan untuk mencegah hal yang tidak diharapkan. Jika angkatan atas berkenan mungkin bisa memberikan ilmunya kepada kami.

Sabtu, 18 April 2009

Jawaban pertanyaan dari Saudari Gressia

1. Bagaimana kepemimpinan ideal menurut anda? Bisa dikaitkan dengan kepemimpinan anda nantinya di divisi/biro bersangkutan.
Kepemimpinan ideal adalah kepemimpinan dimana bawahan yang dipimpin merasa nyaman, merasa dihargai dan bisa bebas menyuarakan pendapatnya
Selain itu, kepemimpinan yang ideal akan menghasilkan pemimpin yang bisa menganti dirinya nanti dengan kemampuan yang minimal sama
Kepemimpinan ideal juga dapat menurunkan nilai ke bawahannya

2. Menurut temen2, gimana kepemimpinan anda sebagai kadiv/kabir nantinya bisa mempengaruhi HMIF secara keseluruhan (menuju HMIF ideal)?
Dengan kepemimpinansaya sebagai kadivpro, diharapkan dapat memfasilitasi massa HMIF untuk mengembangkan sisi keprofesiannya sehingga kebutuhan massa bisa terpenuhi
Dengan itu diharapkan juga sisi keprofesian massa bisa ditingkatkan

3. Hal apa yang akan anda pertahankan dari kepengurusan sekarang di kepengurusan anda nanti jika terpilih jadi kadiv/kabir? (bisa skala HMIF secara general ataupun terbatas div/biro terkait aja)
Hal yang dipertahankan adalah proyek, karena proyek yang dikerjakan divpro di kepengurusan Dwinanto Cahyo bisa menjadi penyokong dana HMIF
Selain itu, pelatihan dan seminar yang meningkatkan skill keprofesian massa juga tetap diadakan dengan melihat animo massa

4. Hal apa yang paling ingin anda perbaiki dari kepengurusan sebelumnya dan bagaimana?
Penyamarataan kesempatan dimana setiap anggota mendapat kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri dan memenuhi kebutuhannya
Rasa kepemilikan divpro yang kurang dan motivasi untuk berhimpunan.

5. Sekarang dengan adanya aturan pembagian hasil antara pekerja proyek dan HMIF, dikhawatirkan dapat memicu daya dorong (kebalikan daya tarik,hehe) alias penurunan minat massa (calon pekerja proyek) untuk mengerjakan proyek yang diakomodasi oleh HMIF.Nah, untuk membackup hal ini, daya tarik apa yang terpikir oleh temen2 untuk menaikkan kembali "nilai jual" proyek yang diakomodasi oleh HMIF lebih dari proyek luaran yang tidak diakomodasi oleh HMIF?
Proyek disini lebih dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengembangkan diri anggota dimana pekerja proyek mendapatkan tambahan imbalan uang. Jika memang motivasi dar seseorang mengerjakan proyek adalah mendapatkan uang, maka cara yng baik adalah menaikkan nilai proyek, karena dengan membagi upah proyek dengan HMIF dapat menyadarkan massa bahwa cara berkontribusi ke HMIF bisa salah satunya dengan cara mengerjakan proyek.

6. Apakah HMIF sudah dirasa perlu memiliki kemandirian hukum? Kenapa?
Jika dilihat dari masalah pendanaan perlu, sebab dengan dijadikannya badan hukum, HMIF bisa mengikuti tender proyek sehingga nilai proyek semaikn tinggi yang bisa meningkatkan semangat massa untuk mengerjakan proyek

Jawaban pertanyaan dari Bung Adipurwanto

0. Standar lah...kenapa teman-teman mengajukan diri menjadi cakadiv/cakabir?
Untuk memajukan divpro pada khususnya dan HMIF pada umumnya
Karena di divpro pada masa kepengurusan Tito Daniswara saya rasa anggota divpro belum semuanya mendapat kesempatan yang sama dan merata dan juga tidak semua keinginan dan kebutuhan anggota terpenuhi, saya ingin mencoba memfasilitasi itu, sehingga diharapkan dapat membantu HMIF ke depannya, salah satunya dengan peningkatan skill keprofesian

1. Apa arti HMIF menurut rekan-rekan sekalian?
HMIF adalah himpunan dimana mahasiswa berhimpun dan memenuhi hak dan kewajibannya sebagai konsekuensi dari menjadi anggota himpunan serta sarana untuk mengembangkan diri dan mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah kuliah

2. Apa arti jaket himpunan menurut rekan-rekan sekalian?
Jaket himpunan adalah identitas kita sebagai anggota biasa HMIF dimana mencirikan bahwa kita merupakan anggota yang menjunjung nama baik himpunan dan juga suatu ciri khas pembeda kita.

3. Apa yang rekan-rekan sekalian ketahui tentang KM ITB?
KM ITB adalah organisasi kemahasiswaan terpusat di ITB yang memfasilitasi semua mahasiswa ITB untuk mengembangkan diri dan belajar berorganisasi

4. Sudahkah rekan-rekan menggunakan hak pilih dalam pemilu KM-ITB?
Sudah

Jawaban pertanyaan dari Saudara Prana

1. Apa motivasi anda menjadi cakadiv keprofesian?
Untuk memajukan divpro pada khususnya dan HMIF pada umumnya
Karena di divpro pada masa kepengurusan Tito Daniswara saya rasa anggota divpro belum semuanya mendapat kesempatan yang sama dan merata dan juga tidak semua keinginan dan kebutuhan anggota terpenuhi, saya ingin mencoba memfasilitasi itu, sehingga diharapkan dapat membantu HMIF ke depannya, salah satunya dengan peningkatan skill keprofesian (sama seperti jawaban untuk saudara anto)

2. Kenapa menurut anda, harus ANDA yang menjadi cakadiv keprofesian?
Karena menurut saya di divpro sendiri sekarang awareness teman-teman saya yang lain kurang dan ada pula yang fokus ke hal lain, sehingga saya memutuskan untuk menjadi kadivpro dengan pertimbangan bahwa saya bisa mencurahkan waktu saya untuk divpro.

3. Kejaran mana yang akan lebih anda capai, proyek atau pelatihan?
Pelatihan ini menurut saya bukanlah program kerja yang murni tanggung jawab divpro melainkan merupakan turunan dari kerjasama dengan divisi PSDA, dimana pelatihan adalah sarana untuk mengembangkan anggota yang pemberi materinya adalah dari divpro, sedangkan proyek adalah program kerja yang memang ada di divpro dengan tujuan utama membantu dana HMIF, yang tentunya penting. Jika disuruh memilih yang mana, sebetulnya pelatihan juga melihat animo massa dimana pelatihan belum tentu ada setiap minggu atau bahkan hari, bergantung kepada kebutuhan massa dan proyek sendiri juga bergantung pada order juga. Jadi, yang ingin dicapai adalah dua-duanya secara sinergis.

Jawaban pertanyaan dari Kak Lovinta

1. Isu pengotak-kotakan divisi biro kayanya udah lama banget ada. Bagaimana pandangan teman-teman mengenai isu ini? Jika memang isu ini benar, bagaimana mengatasinya?
Isu ini dapat diatasi dengan lebih seringnya ada program kerja yang tidak hanya melibatkan satu divisi atau iro saja, dengan hal tersebut diharapkan hilangnya rasa bahwa suatu kegiatan milik satu divisi/biro saja dan melibatkan orang dari berbagai divisi/biro agar setiap orang punya rasa memiliki terhadap divisi/biro lain

2. HMIF adalah organisasi yang anggotanya mengalir (tiap tahun ada yg keluar, ada anggota baru masuk). Bagaimana strategi teman-teman dalam menjamin tersampaikannya pengetahuan dari anggota yang lebih berpengalaman ke anggota lainnya?
adanya kaderisasi internal serta penyamarataan kesempatan dan memfasilitasi untuk pengemabangan diri anggota, diharapkan dengan itu semua anggota bisa mendapatkan hal yang sama serta bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan dan butuhkan.

Jawaban pertanyaan dari Dellyna

misalnya kalian nanti kepilih jadi Kadiv/Kabir tapi ternyata temen2 sedivisi kalian sebenarnya tidak mengharapkan bahwa kalian yang memimpin mereka dan mereka malah memilih untuk "invisible" saja di himpunan..
Ini cuma misalnya kan, semoga tidak sampai kejadian. Saya akan coba mengetahui alasan dia invis itu sebenarnya apa, apa memang karena saya yang menjadi kadiv atau karena hal lain. kalo memang karena saya alasannya maka akan saya lakukan pendekatan secara personal untuk menyelesaikan masalah ini dan juga memperbaiki diri saya jika memang kesalahan terletak pada diri saya.

Selasa, 10 Maret 2009

Apalah arti sebuah nama

Ya, apalah arti sebuah nama?

Ucapan tersebut dikemukakan oleh seorang filsuf jaman dulu yang mencirikan tidak pentingnya sebuah nama. Disisi lain, nama merupakan suatu hal yang sangat-sangat penting dan memiliki peranan sebagai pembeda antara satu dan yang lain.

Jadi apa arti sebuah nama?

Apakah sebuah nama hanya seperti sebuah variabel dummy dalam notasi sigma?
Atau variabel temporer dalam algoritma insertion sort yang bisa diganti sesuka hati?

Contohnya apa?

Namapun menjadi sesuatu yang penting setelah anak STI menyebut diri mereka HMII, adapula yang menyebut IST-ers, HaMeSTI (aneh!?), HaMaIST (mirip Gamais ya?), MIST (ilang kayak kabut), MII (cem avatarnya nintendo Wii), HMIST, dll (ini bukan sebutan, cuma dan lain-lain)...

Jadi, seberapa berartikah namamu?

Kamis, 09 Oktober 2008

Tubes oh Tubes...

Liburan lebaran ini terdapat tubes (tugas besar) yang "sedikit" mengganggu esensi dari liburan itu sendiri. Pada dasarnya tubes anak STI tidaklah kompleks seperti anak yang mengambil IF2030 (karena yang ada tubes hanya IF2030 dan kelas IF2031nya Bu CS). Akan tetapi, spesifikasi yang mengharuskan Kami untuk membuat programnya memakai bahasa C yang notabene Kami tidak pernah sekalipun praktikum sehingga Kami blank sama sekali akan bahasa C (walaupun ada beberapa orang yang sudah bisa). Alhasil, yang terjadi adalah Kami semua belajar mengenal bahasa C terlebih dahulu. Inilah yang membuat tubes terasa sulit. Padahal jika ditinjau lebih lanjut, jika Kami membuat algoritmanya terlebih dahulu, pastilah akan terasa lebih mudah. Ya sudahlah ya... Diiringi dengan semedi dan tanya sana-sini serta meminta beberapa bantuan dewa Kami berhasil merampungkan tubes yang merupakan tugas perorangan. Amin...

Senin, 06 Oktober 2008

Laskar Pelangi by Nidji

mimpi adalah kunci

untuk kita menaklukkan dunia

telah hilang

tanpa lelah sampai engkau

meraihnya


laskar pelangi

takkan terikat waktu

bebaskan mimpimu di angkasa

raih bintang di jiwa


menarilah dan terus tertawa

walau dunia tak seindah surga

bersukurlah pada yang kuasa

cinta kita di dunia


selamanya…


cinta kepada hidup

memberikan senyuman abadi

walau ini kadang tak adil

tapi cinta lengkapi kita


laskar pelangi

takkan terikat waktu

jangan berhenti mewarnai

jutaan mimpi di bumi


menarilah dan terus tertawa

walau dunia takseindah surga

bersukurlah pada yang kuasa

cinta kita di dunia


selamanya…



download mp3

Review

Lebaran telah lewat, tak lupa kuucapkan



"تَقَبَلَ اللهُ مِنَّاوَمِنْكُمْ صِيَمَنَاوَصِيَمَكُمْ مِنَ لاْعَيدِينْ وَالْفَائِزِينْا "



Met lebaran buat semuanya, mohon maaf lahir dan bathin. Maafin aye ye kalo punya salah.


Lebaran datang liburan menjelang. Eits, tapi jangan lupa ada banyak tugas lho...


Bagi anak STI tugas tampilan WORDSTAR atau LOTUS123 ditunggu Bu CS


Anak SisDig ganjil punya tugas kelompok


Belum lagi masih ada wisudaan menunggu


Semangat...!

Minggu, 21 September 2008

Hi... I'm back...

Diitulis untuk mengisi waktu luang di sela-sela waktu sibuk yang ada dengan mengunduh bahan-bahan kuliah dan praktikum memang bukan hal yang menyenangkan, tapi apa boleh buat.

Tidak terasa sekarang Saya sudah tingkat dua, tugas-tugas pun sudah mulai bergelimpangan. Hari Sabtu dan Minggu yang biasa Saya pakai untuk bermain Trading Card Game terkenal buatan Indonesia yaitu Vandaria Wars (bilang aja maen kartu sejenis Yu-Gi Oh! qi!) sekarang sudah mulai dialihfungsikan kearah yang lebih baik, yaitu bermain Spore! Ya Spore. Apa itu Spore? Spore adalah game keren dari Maxis yang bisa membuat Saya sampai lupa diri untuk mengerjakan tugas kuliah Algoritma dan Struktur Data (mana dosennya hebat lagi, salut untuk Bu CS) lebih lengkapnya googling aja ya! Alhasil hidup Saya belakangan in penuh dengan duduk di depan komputer (eits.. bukan ngoding lho!). Saya jadi mulai ragu dengan masa depan setelah menyadari waktu yang terbuang (bagus lah kalo nyadar). Insyaf qi... Insyaf...

Awal kuliah di Sistem dan Teknologi Informasi (yap, Sistem dan Teknologi Informasi itu bagian dari Informatika yang akan memisahkan diri) amat sangat nyantai sekali, bahkan tidak ada dosen untuk sehari. Namun belakangan ini dengan sudah mulainya Praktikum Sistem Digital dan berjubelnya tugas Algoritma dan Struktur Data (terutama Tugas Besarnya), hidup sudah mulai normal lagi (mengarah ke kesibukan tiada hentinya).

Saya mau numpang menghibur diri setelah sekian lama tidak mengisi blog ini:

Diriku bimbang
Berjalan di kegelapan
Tanpa tujuan

Diriku ragu
Ragu kemana melangkah
Tanpa pedoman arah

Takut...
Diriku takut akan segala resiko
Takut tidak mampu

Gagal...
Kegagalan menghantui pikiranku
Walau bukan akhir segalanya

Masa depan cerah bukanlah suatu hal yang mustahil kawan
Hal yang indah bukanlah impian belaka

Maju...
Maju dengan semangat penuh kawanku
Maju ke medan perang bersama kawan

Salamku mengiringimu selalu,
Esqi

Kamis, 20 September 2007

Debate is Our Daily Life

Debate or debating is a formal method of interactive and position representational argument. Debate is a broader form of argument than logical argument, since it includes persuasion which appeals to the emotional responses of an audience, and rules enabling people to discuss and decide on differences, within a framework defining how they will interact.

Informal debate is a common occurrence, but the quality and depth of a debate improves with knowledge and skill of its participants as debaters. Deliberative bodies such as parliaments, legislative assemblies, and meetings of all sorts engage in debates. The outcome of a debate may be decided by audience vote, by judges, or by some combination of the two. Formal debates between candidates for elected office, such as the leaders debates and the U.S. presidential election debates, are common in democracies.
http://en.wikipedia.org/wiki/Debate


Based on article above, we can't deny, even if we are a peasant or politician, that we will eventually do debate with other people, known or newly recognized, even in simple matters. For example, if you are not agree with your mother's decision about your monthly money's amount, you will debate it with delivering your reasons that you need more money for daily needs, etc. Even if you're not meet other people, you sometime debate with your heart about moral thing, whether what you done is right or wrong.

Debating is beneficial, by debating with others we will broaden our view and know many different perception of one problem, we also can share our experience with others and improve our social skills. Structured debate will end up in good ending but not with debate that is not supported with logical reason. Look the politician in Indonesia, they often fight after long debate about some government plan, in Nusa Tenggara for example, because they debate with not good reasons and logics, which is bad for both sides. Imagine if there is no debate in this world, there will be different law for different people with different perception, very annoying world. Debate is incontrovertible things in our life, maybe before you read this blog you have done a debate with your friends, who knows.

Esqi Aktiadi
16507162

Minggu, 16 September 2007

ITB? Why Not?

Many reasons supported me to choose ITB (Bandung Institute of Technology) as my college, but then I can classified it into four main reasons. First reason is because ITB was being my dream since I was in Junior High School, I had strengthen my will to study in ITB since I was 13 years old. Second reason is financial risk-free, my dilemma is choosing ITB and NTU (Nanyang Technological University), by choosing ITB there will be less money needed due to the fees and reduced daily cost. Next reason is ITB becomes Indonesian Best Technical Institutes based on not only my opinion but also many people', which encouraged me to enter it. Last supporting reason, ITB is located in my hometown itself, Bandung, which lessen my adaptation because I have been living in Bandung for about 12 years, makes my conditioning into new system easier.

Esqi Aktiadi
16507162

Rabu, 05 September 2007

2nd Draft

I love playing "Vandaria Wars", one of many Trading-Card Games, for four reasons. First, I love its gameplay. Its gameplay is different from the other TCG that attract me to play. Secondly, I love playing "Vandaria Wars" because in "Vandaria Wars" we are not only need luck to win but also logic and strategy, its developed my logic as well as make myself more critical. The next reason is that I can meet new and different people with different background and point of view that will increase my soft skills and make me have a lot of friends, I can also socialize with other people in the community. Last but not least, its illustration, its illustration are so good that won't make me feel boring to see and play the cards. Well, those are the reasons why I love playing TCG.

Esqi Aktiadi 16507162

Rabu, 29 Agustus 2007

First Academic Writing0107 Task

I love playing Trading-Card Game. Trading-Card Game, well-known as TCG, is a Card Game published by various developers. It has different gameplay from ordinary card game such as Poker, Blackjack, or Bridge, even among the TCG, each TCG has different gameplay if compared. My favourite Trading-Card Game is "Vandaria Wars". I love playing "Vandaria Wars" because in "Vandaria Wars" we are not only need luck to win but also logic and strategy. By playing this game, I am feeling happy and, realized or not, my logic is improving. On the other hands, I can meet different people with different perception and point of view by playing this game, this increases my soft skills with other people and makes me have a lot of friends. I am still playing this game and will also play this game because by playing this game, I can socialize with other people in the community and make myself more critical because of playing this card game. Well, those are the reasons why I love playing TCGs.

Esqi Aktiadi 16507162

Senin, 27 Agustus 2007

First Blog

Assalammualaikum Wr. Wb.
Ini blog pertama saya, blog ini saya peruntukkan untuk me-review tugas bahasa inggris saya.
Terima kasih